Pemerintahan

44 Desa di Jombang Belum Tetapkan APBDes, Program Desa Terancam Molor

×

44 Desa di Jombang Belum Tetapkan APBDes, Program Desa Terancam Molor

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi tambahan penghasilan (tamsil) guru belum cair.

Desakita.co – Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Kabupaten Jombang masih tersendat. Dari total 302 desa dan 4 kelurahan, tercatat 44 desa belum mengesahkan APBDes. Penyebabnya, proses verifikasi dokumen belum rampung. Kondisi ini berpotensi menghambat jalannya program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang, Sudiro Setiono, menegaskan penyusunan APBDes sebenarnya sudah tuntas di seluruh desa. Namun sebagian masih tertahan di tahap verifikasi sehingga belum bisa ditetapkan secara resmi. ”Dari 302 desa dan 4 kelurahan, masih ada sekitar 44 desa yang belum penetapan APBDes. Kendalanya ada di proses verifikasi,” jelas Sudiro, Selasa (3/2).

Baca Juga:  Sumber Wangi Jombang Gelar Makan Siang Gratis, Sediakan Ratusan Porsi untuk Masyarakat Umum

Ia menambahkan, penetapan APBDes menjadi syarat mutlak sebelum program desa bisa dijalankan. Mulai dari Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), hingga Desa Mantra, semuanya bergantung pada APBDes yang telah disahkan. ”Setelah APBDes ditetapkan, program-program di desa bisa langsung berjalan. Mulai dari Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), sampai Desa Mantra. Semua program itu kan sudah disusun melalui APBDes,” terangnya.

Baca Juga:  Cek Infrastruktur, Pj Bupati Teguh Narutomo Blusukan ke Desa Ini di Ngusikan Jombang

Sudiro menekankan, keterlambatan penetapan APBDes berisiko menunda realisasi kegiatan, terutama yang menyangkut pelayanan masyarakat dan pembangunan fisik. Karena itu, pihaknya terus mendorong percepatan verifikasi agar pencairan anggaran tidak molor. ”Kami berharap desa-desa yang masih proses verifikasi bisa segera melengkapi administrasi yang dibutuhkan. Supaya tidak ada keterlambatan dalam pelaksanaan program,” imbuhnya.

Baca Juga:  Serapan Gabah Bulog Kancab Mojokerto Terbaik se-Jatim, Ini Kunci Suksesnya

Targetnya, seluruh desa sudah bisa menetapkan APBDes bulan ini. Dengan begitu, roda pemerintahan desa dapat segera bergerak dan program prioritas bisa langsung dijalankan. ”Harapan kami, begitu penetapan selesai, seluruh desa bisa langsung tancap gas menjalankan program yang sudah direncanakan. Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (yan/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *