BisnisPemerintahanPotensiRegulasi

Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo Cukup Kebutuhan Pangan Masyarakat lewat Peternakan Kambing

×

Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo Cukup Kebutuhan Pangan Masyarakat lewat Peternakan Kambing

Sebarkan artikel ini
MANDIRI: Pekerja memberikan pakan domba dan kambing di peternakan milik BUMDes Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo.

Desakita.co – Guna mendukung ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat, Pemerintah Desa (Pemdes) Gedangan, Kecamatan Kutorejo menggulirkan program peternakan kambing dan domba.

Tak kurang 25 ekor kambing jenis PX dan domba yang didatangkan Desember lalu siap dikembangbiakkan.

Selain untuk kebutuhan gizi, program ketahanan pangan ini juga untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Baca Juga:  Alat Kelengkapan DPRD Jombang Terbentuk, Berikut Daftar Lengkap Ketua hingga Anggota Tiap Komisi

’’Awal pendirian kandang ini pada akhir tahun 2025 kemarin. Kandang kami sediakan di Dusun Jatisari berukuran 12 x 6 meter,’’ kata Ketua BUMDes Gedangasri Sunandar.

Program peternakan kambing ini menerapkan dua konsep, yakni breeding (perkembangbiakan) dan fattening (penggemukan).

Di mana, puluhan kambing dan domba tersebut tidak hanya dipacu untuk menghasilkan keturunan dengan kualitas genetik yang baik.

Baca Juga:  Harga Gabah Cenderung Menurun, Petani di Desa Jatiganggong Perak Jombang Pilih Jual Padi ke Penebas

Tapi juga digemukkan lewat pemberian pakan berkualitas dan manajemen pemeliharaan yang tepat dan terukur.

’’Serta strategi kesehatan yang terukur, agar bobot ternak bertambah dalam waktu yang singkat,’’ imbuhnya.

Baca Juga:  Pemdes Plosokerep, Sumobito Jombang Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Melalui Pengelolaan BUMDes

Kepala Desa Gedangan, Witono berharap program ketahanan pangan ini mampu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat dan juga kebutuhan pelaku usaha di area Desa Gedangan dan sekitarnya.

’’Memang dengan adanya ketahanan pangan ini diharapkan bisa memberikan kemudahan dan peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya di Desa Gedangan,’’ pungkas Witono. (far/fen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *