Pemerintahan

Kali Marmoyo di Jombang Meluber, 117 Hektare Sawah di Kecamatan Ploso Terendam

×

Kali Marmoyo di Jombang Meluber, 117 Hektare Sawah di Kecamatan Ploso Terendam

Sebarkan artikel ini
1. SEPERTI LAUTAN: Lahan pertanian yang sudah ditanami padi di Desa Gedangombo, Kecamatan Ploso, terendam banjir Kali Marmoyo, Rabu (7/2).

Desakita.co – Melubernya Kali Marmoyo membuat sawah seluas 117 hektare di tiga desa ikut terendam.

Rata-rata, padi yang ditanam masih 45 hari. Menurut Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Ploso Bindari Insiyah, hingga siang hari banjir belum surut.

”Data sementara 117 hektare terdampak,” katanya. Dijelaskan, lahan yang terdampak itu berada di tiga desa. Masing-masing Desa Pagertanjung seluas 35 hektare, Jatigedong seluas 30 hektare.

Baca Juga:  Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Wujudkan Generasi Sehat lewat Rembuk Stunting

”Paling luas di Desa Gedangombo sampai 52 hektare,  rata-rata usia 35-45 hari tanam,” imbuh dia.

Ia menyebut, penyebab utama ratusan hektare sawah yang terendam itu karena Kali Marmoyo tak bisa lagi menampung debit air. Sehingga lambat laun air meluber ke lahan pertanian warga sekitar.

Baca Juga:  Jadi Langganan Banjir Sejak 2006, Jalan Kabupaten di Desa Kepatihan Jombang Ini Tergenang Setiap Hujan Lebat

”Sebenarnya desa lain ada, cuma tak luas seperti Desa Pagertanjung dan Ploso. Kalau Kedungdowo tidak luas,” tutur Bindari.

Untuk sementara pihaknya hanya melakukan pendataan karena air belum sepenuhnya surut.

Kendati demikian, jika melihat rata-rata usia tanaman di atas satu bulan, maka diperkirakan tanaman padi tak sampai mati.

Baca Juga:  Kali Gunting Meluap, Desa Talunkidul Kecamatan Sumobito Jombang Kembali Terendam Banjir

Dengan catatan, air bisa cepat surut.

”Tanaman sudah di atas 40 hari itu tinggi. Sehingga biarpun ada yang mati, tidak luas, biasanya yang di pinggir kali saja. Mudah-mudahan tidak puso,” pungkasnya. (fid/bin/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *