Desakita.co – MAN 6 Jombang di Desa Murukan, Kecamatan Mojoagung menjadi salah satu madrasah terbaik, dengan segudang prestasi yang didapatkan. Selama ini dikenal dengan jagonya pramuka dan olahraga. Kini banyak siswa berprestasi bidang akademik.
”Itu kami dapatkan karena kami memiliki kelas bilingual juga kelas olimpiade, alhamdulillah jika biasanya non-akademik, kini prestasi akademik juga dapat kami raih,” kata Kepala MAN 6 Jombang, Misbakhul Arif, SPd MPdI.
MAN 6 Jombang juga memiliki kelas olahraga, kelas pramuka. Kini kelas pembinaan olahraga, olimpiade dan bahasa tersebut diberikan diluar ekstrakurikuler. Menggunakan sistem moving class.
”Melalui kelas tersebut hingga terbentuk komunitas sesuai kelas, ada tambahan jam khusus untuk kelas-kelas tersebut. Semua diluar kegiatan ekstrakurikuler,” jelasnya.
Bakat dan minat siswa lebih mantap ditambah dengan pembinaan ekstrakurikuler. Tak heran, jika MAN 6 Jombang kini menjadi langganan juara di berbagai bidang lomba.
Di antaranya lomba pramuka. Hampir setiap lomba yang diikuti, siswa sukses membawa pulang piala juara umum ke Desa Murukan, Kecamatan Mojoagung.
Di Porseni 2025, MAN 6 Jombang menjadi runner up juara umum dan menjadi madrasah dengan jumlah siswa terbanyak yang akan ikut di Porseni Jatim 2025 di Jember nanti.
Baca Juga: Tryout ANBK di MAN 6 Jombang: Uji Kemampuan Siswa Pecahkan Masalah
Pramuka yang selalu mendapatkan juara umum, terakhir mewakili Wilker Surabaya untuk mengikuti event Kemah Pramuka Madrasah Nasional di Cibubur.
Dalam hal olahraga, MAN 6 Jombang juga ahlinya. Pada O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) 2024 lalu, satu siswa lolos seleksi hingga tingkat nasional pada cabor bulutangkis putra. Saat ini lima siswa MAN 6 Jombang juga mewakili Jombang dan Mojokerto untuk mengikuti Porprov Jatim.
”Yang bola voli dan badminton mewakili Mojokerto, yang Jombang ikut softball,” rincinya.
Di bidang akademik, MAN 6 Jombang menjadi juara umum olimpiade Matematika dan Bahasa Inggris yang diadakan Unhasy. ”MAN 6 Jombang yang terkenal di olahraga dan pramuka, alhamdulillah tahun ini akademik juga mampu juara umum,” jelasnya.
Sementara itu, siswa
siswa MAN 6 Jombang tahun ini yang melanjutkan ke perguruan tinggi meningkat. Total ada 62 siswa diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi dan tes.
”Saat ini kami masih menunggu hasil dari UM-PTKIN (Ujian Masuk-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri),” kata Kepala MAN 6 Jombang, Misbakhul Arif, SPd MPdI.
Dari 62 siswa yang diterima di PTN, rinciannya 36 siswa diterima PTN ternama pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025. Hal itu meningkat 500-600 persen. Sebab tahun lalu yang diterima jalur SNBP hanya enam siswa.
Sebanyak 14 siswa diterima PTKIN pada jalur SPAN-PTKIN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri).
”Jadi bisa dikatakan 100 persen yang daftar lolos semua,” ungkapnya.
Baca Juga: Tips Mengatur Waktu di Tengah Kesibukan Ala Wadlihah Nawaningsih Wakil Kepala Madrasah MAN 6 Jombang
Sisanya, yakni sebanyak 12 siswa diterima melalui jalur UTBK-SNBT (Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes).
”Beberapa siswa ada yang daftar jalur mandiri, baik di PTN umum, atau perguruan tinggi Islam negeri,” imbuhnya.
Meningkatnya jumlah siswa yang ikut seleksi PTN tahun ini karena bimbingan khusus yang diberikan tim guru dan melibatkan lembaga bimbingan belajar khusus.
Sejak awal, siswa dipetakan menjadi dua bagian. Yakni, siap kuliah dan siap kerja. Siswa yang siap kuliah diberikan bekal bimbingan belajar untuk persiapan tes.
Sedangkan kelas siap kerja, siswa diberikan bekal keterampilan yang diberikan secara terstruktur sistematis dan masif.
Sementara lima keterampilan yang diberikan kepada siswa adalah tata boga, tata busana, tata rias atau kecantikan, teknik komputer dan jaringan serta multimedia. Keterampilan juga diberikan secara serius.
Ada program magang di tempat-tempat yang sesuai dengan kompetensi yang dipelajari. Seperti di percetakan, perkantoran, rumah makan, hingga konveksi. Bahkan beberapa siswa yang pernah magang hasilnya bagus, dipertahankan di tempat magang untuk langsung bekerja.
”Setelah kelas 12 selesai, kami juga memfasilitasi siswa untuk disalurkan ke BLK,” ungkapnya.
MAN 6 Jombang juga memiliki gedung khusus keterampilan yang didapatkan melalui SBSN 2022. Laboratorium keterampilan tersebut lengkap dengan peralatan yang canggih dan siap dimanfaatkan semua siswa. (wen/fid)











