Potensi

Setahun, Populasi Ternak Kambing dan Domba di Jombang Merosot 22.777 Ekor, Dinas Peternakan Ungkap Penyebabnya

×

Setahun, Populasi Ternak Kambing dan Domba di Jombang Merosot 22.777 Ekor, Dinas Peternakan Ungkap Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
CENDERUNG TURUN: Salah seorang warga tengah memandikan kambing di saluran Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Jombang.

Desakita.co – Populasi hewan ternak kambing dan domba di Jombang terus mengalami penurunan.

Dinas Peternakan (disnak) Jombang mencatat, dalam rentang tahun 2022-2023 terjadi penurunan signikan mencapai 22.777 ekor.

Salah satunya disebabkan banyaknya peternak kini beralih ke hewan ternak lainnya.

Kepala Disnak Jombang Agus Susilo Sugioto mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan selama dua tahun.

Jumlah populasi kambing dan domba di Jombang terjadi penurunan.

”Jadi, untuk 2022 populasi kambing 115.251 ekor, sementara domba 65.130 ekor. Sedangkan pada 2023 untuk kambing 98.272 ekor dan domba 59.332 ekor,” kata Agus kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Artinya, lanjut Agus, dalam dua tahun itu, terjadi penurunan hingga 22.777 ekor.

Baca Juga:  Adakan Kontes Kambing Setiap Tahun, Cara Desa Wonosalam Jombang Tingkatkan Nilai Jual Kambing PE

Masing-masing kambing turun hingga 16.979 ekor, sedangkan domba 5.798 ekor.

Kondisi ini tak hanya terjadi sejak 2022, namun penurunan populasi itu sudah berlangsung sejak 2020 lalu.

”Sejak 2020 sebenarnya cenderung turun sampai tahun ini juga begitu, ini laporan teman-teman di lapangan apa adanya,” imbuh dia.

Baca Juga:  Catat, Ada Kebijakan Baru, PPDB SMA Jalur Zonasi di Jombang Tahun Ini Ada Dua Kategori

Agus juga tak bisa memastikan penyebab turunnya jumlah populasi dua hewan ternak itu, apakah karena terkendala pakan atau faktor lain.

Namun, salah satu alasannya peternak beralih ke hewan ternak lain. ”Istilahnya, peternak kambing sekarang geser ke ayam atau sapi,” ujar Agus.

Meski begitu, pihaknya terus berupaya agar tahun ini kembali naik. Salah satu opsinya memaksimalkan setiap bidang yang ada di disnak.

Baca Juga:  Banyak Tanaman Mati, 20 Pot Bunga di Trotoar Jl KH Wahid Hasyim Jombang Tak Terpakai

”Seperti meningkatkan populasi, lalu kesehatan ternak dan agribisnis untuk bisnis atau kelembagaan, misalnya pembentukan kelompok,” lanjut dia.

Setiap tahun pihaknya juga mengalokasikan anggaran mencapai miliaran rupiah untuk bantuan ternak.

Tahun ini juga bakal ada bantuan diberikan kelompok ternak. ”Bantuan dari pemerintah daerah dan Insya Allah tahun ini bisa meningkat lagi,” kata Agus. (fid/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *