Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Tunggalpager, Kecamatan Pungging, terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur dasar demi menunjang aktivitas dan mobilitas warga. Salah satunya melalui pembangunan jalan lingkungan rabat beton yang direalisasikan pada akhir tahun 2025 di sejumlah dusun.
Sekretaris Desa Tunggalpager Ahmad Saiful Haq mengatakan, pembangunan jalan lingkungan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam menyediakan akses yang layak dan aman bagi masyarakat.
’’Iya, akhir tahun kemarin kami sudah merealisasikan pembangunan jalan lingkungan rabat beton,’’ ujarnya, kemarin (21/1).
Pembangunan jalan lingkungan itu tersebar di dua dusun, yakni Dusun Panjer dan Dusun Wonogiri. Rinciannya, satu titik pembangunan berada di Dusun Wonogiri, sementara dua titik lainnya berada di Dusun Panjer. Seluruh ruas jalan yang dibangun kini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Menurut Ahmad, kondisi jalan lingkungan sebelumnya masih kurang memadai, terutama saat musim hujan. Karena itu, pembangunan rabat beton dinilai menjadi solusi agar akses warga lebih nyaman dan aman.
’’Dengan jalan yang baik, aktivitas warga, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun sosial, bisa berjalan lebih lancar,’’ jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan jalan lingkungan tersebut dibiayai melalui dana Bantuan Keuangan Perubahan Anggaran Keuangan (BK PAK) Tahun Anggaran 2025. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 363 juta untuk satu paket pekerjaan jalan lingkungan.
Adapun spesifikasi pekerjaan meliputi tiga ruas jalan. Ruas pertama memiliki panjang 134 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 0,15 meter. Ruas kedua sepanjang 294 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 0,15 meter. Sementara ruas ketiga sepanjang 25 meter dengan lebar 4,5 meter dan ketebalan 0,15 meter.
’’Spesifikasi ini kami sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lapangan, supaya jalan yang dibangun kuat dan tahan lama,’’ ungkap Ahmad.
Pihaknya berharap pembangunan infrastruktur jalan lingkungan ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian warga. Akses jalan yang lebih baik diyakini mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, usaha mikro, serta mobilitas masyarakat secara umum.
’’Harapannya, jalan lingkungan ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain menunjang kelancaran aktivitas, juga bisa mendorong peningkatan kesejahteraan warga,’’ pungkasnya. (dik/fen)












