Pemerintahan

Turut Proaktif Cegah Stunting, Pemdes Balongbesuk Jombang Sinergi dengan Bidan Desa dan TPPKK

×

Turut Proaktif Cegah Stunting, Pemdes Balongbesuk Jombang Sinergi dengan Bidan Desa dan TPPKK

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Desa (Pemdes) Balongbesuk, Kecamatan Diwek tahun ini melaksanakan kegiatan pencegahan stunting

Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Balongbesuk, Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang tahun ini melaksanakan kegiatan pencegahan stunting dengan prioritas utama, sejak masa kehamilan.

Kegiatan itu dilakukan bersinergi dengan instansi dan petugas terkait, mulai bidan desa hingga tim penggerak PKK desa.

“Kebijakan ini kami persembahkan untuk seluruh warga Desa Balongbesuk,” terang Kepala Desa Balongbesuk M Saifur, kemarin.

Baca Juga:  8 Program Unggulan Terealisasi di Hari Ke-88 Kerja, Masyarakat Jombang Puas Kinerja Bupati - Wabup

Menurutnya, sudah ada kebijakan terbaru yang lebih sesuai, prioritas penggunaan dana desa (DD) tahun 2024 yang bisa dialokasikan untuk penuntasan angka stunting.

Dengan menggandeng bidan desa dan TP PKK Desa, lanjutnya, program berjalan lancar dan diharapkan tepat sasaran.

Menjangkau seluruh dusun di Desa Balongbesuk, yakni Dusun Mojosongo dan Dusun Balongbesuk sendiri.

“Di Desa Balongbesuk ada 34 orang, dengan status bumil KEK sebanyak 3 orang. Makanya ini benar-benar akan jadi fokus kami,” tegasnya.

Baca Juga:  Jalan Penghubung Antardesa di Jombang Penuh Lubang, Dinas PUPR Sebut Masuk Perbaikan Tahun Ini

Salah satu bukti realisasi kegiatan itu diwujudkan dalam santunan dan pemberian bantuan di gedung serbaguna, (2/4) lalu.

Dalam kegiatan itu, seluruh penyandang masalah sosial, anak yatim hingga peserta didik kurang mampu mendapatkan bantuan.

“Termasuk kepada ibu hamil yang statusnya KEK tadi, kami berikan asupan nutrisi untuk menambah gizi ibu dan bayinya.

Baca Juga:  Bukan Sungai Meluap, Ini Penyebab Rumah Warga di Desa Dukuhmojo Jombang Kebanjiran Usai Hujan

Dengan bantuan itu, diharapkannya seluruh ibu hamil bisa mendapatkan gizi yang cukup dan membuat anak yang tengah dikandung tak kekurangan gizi.

“Kami tentu ingin semua anak Desa Balongbesuk yang lahir nantinya jadi generasi penerus yang unggul dan bergizi cukup,” pungkasnya. (riz/bin/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *