Pemerintahan

Rahasia Aseldat Jala Badra Trimianto, Karateka Cilik Koleksi Ratusan Medali

×

Rahasia Aseldat Jala Badra Trimianto, Karateka Cilik Koleksi Ratusan Medali

Sebarkan artikel ini
Siswa SMPN 2 Jombang, Aseldat Jala Badra Trimianto foto bersama Plh Kadis P dan K Jombang Wor Windari dan Alim Kasek SMPN 2 Jombang.

Desakita.co – Siswa SMPN 2 Jombang, Aseldat Jala Badra Trimianto, berhasil membawa harum nama Jawa Timur dan Kabupaten Jombang diajang bergengsi olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN).

Asel meraih medali perunggu pada cabang karate. Itu tak luput dari perjuangannya, yang sudah berlatih karate sejak kecil.

’’Saya sudah latihan karate sejak TK,’’ kata alumnus TK dan SDI Roushon Fikr Jombang.

Tahun ini, Asel mengharumkan nama sekolah dengan menjadi yang terbaik di Kabupaten Jombang dalam O2SN karate putra. Baik di kategori kata (seni) maupun kumite (tanding).

Sehingga ia mewakili Jombang ke tingkat provinsi.

Baca Juga: Ahmad Husein Mansyur Buchori Pesilat Cilik Sabet 2 Medali O2SN 2024

Di provinsi, ia kembali menjadi yang terbaik. Meraih medali emas di kategori kumite, dan perak di kata. Dia mengantongi poin tertinggi dibanding peserta lain.

Ia pun maju ke O2SN SMP tingkat nasional pada 19-25 Agustus di Jakarta.

Hasilnya, ia kembali menjadi yang terbaik. Meraih perunggu di kategori kumite.

Asel, sapaan akrabnya, mulai aktif latihan karate diajak sang kakak, Atrimdia Jala Nando Trimianto. Mulanya, dia ada rasa takut dengan pelatih dan malas latihan.

Baca Juga:  Cerita Pemuda Asal Desa Grogol Jombang Kuliah S2 di Kairo Mesir: Lewat Jalur Beasiswa, Gigih Berkat Dorongan Sang Guru

Oleh kedua orang tuanya, Yuyun Trimianto dan Dian Maretnowati, Asel terus dimotivasi, agar giat berlatih. Dorongan orang tuanya berhasil, Asel jadi atlet berprestasi.

Buah dari disiplin dan konsisten dalam latihan.

Ia mengikuti kejuaraan pertamanya di Jombang Open.

Saat itu, ia masih kelas 1 SD dan meraih medali emas kumite.

’’Waktu itu hanya ikut kejuaraan di dalam kota saja, di luar kota masih belum. Baru tanding ke luar kota mulai kelas 3 SD,’’ katanya.

Ia masuk SMPN 2 Jombang melalui jalur prestasi karate. Mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.

Asel menjadi binaan pelatih Adhe Rengga Drestian dan Aditya Harja Nenggar di Jombang Karate Club (JKC). Hampir setiap hari Asel menjalani latihan.

Baca Juga: Siswa SDN Pojokrejo Jombang Berhasil Raih Medali Emas O2SN, Diharapkan Jadi Pemicu Motivasi Siswa Lain

’’Setiap hari latihan, kecuali pas les mapel (mata pelajaran),’’ jelasnya.

Baca Juga:  Gandeng Yayasan Tahta Alam Sejahtera Jombang, BPVP Sidoarjo Adakan Gelar Pelatihan Pembudidayaan Lobster Air Tawar

Ia juga menambah latihan mandiri di rumah. Asel yang basicnya di kumite juga sering berlatih kata. ’’Latihan kata buat selingan. Sebetulnya bisa keduanya, tapi lebih condong ke kumite sejak awal.

Tapi kalau di rumah masih latihan kata. Kalau bisa keduanya, kenapa tidak, jadi diasah terus,’’ jelasnya.

Ia merasakan susah dan senang menjadi atlet. Senangnya, ketika ia mengikuti kejuaraan di luar kota, sekaligus jalan-jalan dan banyak teman.

Susahnya, ketika ia melihat teman-teman seumurannya bermain, sementara ia harus sibuk latihan.

Risiko cedera sudah menjadi makanannya sehari-hari.

Apalagi ia lebih sering turun di nomor kumite. Tapi ia selalu menjalaninya dengan senang hati. Sebab sudah mengetahui, jika risiko cedera selalu ada pada semua atlet.

’’Karena sadar itu risiko, maka saya tidak pernah trauma,’’ tegasnya.

Baca Juga: Berikan Jaminan Perlindungan Tenaga Kerja Konstruksi, Ini Upaya Dinas PUPR Jombang

Bungsu dua bersaudara ini mendapatkan dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Mulai dari memenuhi fasilitas yang diberikan.

Selalu mengantar dan mendukung setiap kejuaraan. Serta membelikan peralatan karate yang ia butuhkan.

Baca Juga:  Gunakan DD Bangun TPS, Cara Pemdes Tunggorono Jombang Atasi Persoalan Sampah

Di rumah, Asel memiliki dua lemari besar untuk menyimpan medali dan trofi yang diperoleh.

Satu untuknya dan satu untuk kakaknya, Nando. Asel sudah mengumpulkan lebih dari 100 medali.

Yang terbaik, O2SN tingkat nasional juara 3 kumite. Medali emas kejuaraan internasional di Unesa 2023.

Medali emas kumite kejuaraan internasional di Malaysia 2023. Medali perak kejurprov Forki Jatim 2024.

Dari banyak prestasi yang ia dapatkan, Asel juga sering mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan.

Baca Juga: Cerita 2 Santri Asal di Jombang Raih Medali Emas dan Perak di OSN Tingkat Nasional

Uang tersebut ia tabung, yang kemudian digunakan untuk membeli peralatan tanding yang dibutuhkan. Seperti pelindung badan, pelindung tulang kering, pelindung kaki dan pelindung wajah.

’’Pelindung wajah sudah tidak pakai lagi sejak SMP. Waktu masih SD dulu pakai. Ujung-ujungnya semua untuk karate,’’ jelasnya.

Ia juga aktif di atletik. ’’Pernah juara 1 lempar cakram di Kejurda dan juara 2 Popkab,’’ ungkapnya. (wen/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *