Desakita.co – Pertanggungjawaban anggaran pendapat dan belanja desa (APBDes) menjadi perhatian serius Pemerintah Kecamatan Perak. Klinik Konsultasi adalah program yang diinisiasi oleh Pemerintah Kecamatan Perak dalam bentuk penyediaan klinik konsultasi pengendalian pelaksanan kegiatan pemerintah desa (pemdes).
Tujuannya untuk peningkatan kualitas administrasi dan teknis perencanaan serta pertanggungjawaban APBDes di wilayah Kecamatan Perak. Klinik Konsultasi telah dimulai dan disosialisasikan kepada seluruh pemerintah desa di Kecamatan Perak Juli lalu.
Tepatnya pada (15-16/7) di ruang rapat dan klinik konsultasi yang ada di kantor Kecamatan Perak.
Implementasi aksi perubahan tersebut diikuti oleh project leader dan tim serta stakeholders terkait untuk memberikan informasi dan publikasi awal kepada pemdes tentang klinik konsultasi.
Tujuannya, memfasilitasi penyelesian laporan pertanggungjawaban lembaga terkait APBDes.
’’Dari total 13 desa yang ada di wilayah Kecamatan Perak, kami menentukan lima desa sebagai pilot project program untuk penerapan pedoman teknis dalam bentuk konsultasi,” kata Camat Perak, Supriyono.
Baca Juga: Daftar Lengkap Nama Kepala Desa di Kecamatan Perak Kabupaten Jombang Terbaru Tahun 2024
Kelima desa tersebut, Cangkringrandu, Kalangsemanding, Kepuhkajang, Pagerwojo dan Desa Gadingmangu.
Banyak manfaat yang didapat dari aksi perubahan tersebut. Baik secara internal maupun eksternal.
Bagi organisasi secara internal, dapat memberi dampak kinerja pembinaan dan pengawasan pengelolaan APBDes yang lebih akuntabel.
Sedangkan dampak eksternal bagi pemdes, meningkatkan akuntabilitas pertanggungjawaban APBDes. Serta membantu tata kelola administrasi perencanaan dan pertanggungjawaban APBDes.
’’Terobosan program inovasi ini, kami harapkan mampu menjadi nilai tambah bagi organisasi untuk semakin meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan layanan kecamatan serta pemdes,’’ kata Supriyono. (dwi/jif)
Perkuat Eksistensi BUMDesma Perak Sejahtera
Kecamatan Perak memiliki 13 desa dengan beragam karakteristiknya. Meliputi Desa Perak, Pagerwojo, Sumberagung, Jantiganggong, Kepuhkajang, Sembung, Gadingmangu, Kalangsemanding, Plosogenuk, Cangkringrandu, Temuwulan, Glagahan, dan Desa Sukorejo. Dengan potensi sedemikian besar di tiap desa, Pemerintah Kecamatan Perak berusaha mewadahinya dalam Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) untuk menggerakkan perekonomian desa.
BUMDesma bernama Perak Sejahtera tersebut diperkuat eksistensinya sebagai salah satu program prioritas Kecamatan Perak. ’’BUMDesma Perak Sejahtera sebenarnya sudah berjalan cukup lama.
Khususnya pada kegiatan usaha simpan pinjam. Namun masih perlu untuk semakin ditingkatkan lagi ke depannya.
Supaya muncul program dan terobosan baru dengan kegiatan yang makin produktif agar tidak terpaku pada satu bidang saja,’’ kata Camat Perak Supriyono kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Baca Juga: Panen Raya di Desa Sukorejo Perak Jombang, Dinas Pertanian Ingatkan Ini ke Petani
Pemerintah Kecamatan Perak kerap memberikan masukan saat musyawarah antar-desa (MAD) dalam tugasnya membina dan mengawasi penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat desa. Karena keberadaan BUMDesma sangat strategis untuk hal itu.
Pihak Kecamatan Perak terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait pemantapan sejumlah terobosan program baru BUMDesma Perak Sejahtera. Salah satu rencana kedepan adalah membuka usaha toko bangunan untuk menujang pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Perak.
’’Rencana ini membutuhkan penguatan modal. Serta nanti harus ditetapkan aturan dari keputusan bersama teman-teman desa terkait mekanisme terkait untung ruginya,’’ imbuhnya.
BUMDesma merupakan lembaga keuangan desa (LKD) yang merupakan transformasi eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).
Status asetnya pun merupakan aset yang dipisahkan. Sehingga hasil pengelolaannya dapat menjadi sumber pendapatan desa. ’’Harapan kami minimal nanti punya kantor sendiri.
Kedua, bisa juga menjadi lembaga keuangan mikro (LKM) atau perkreditan yang bunganya ringan. Jadi potensinya luar biasa jika bisa dikelola secara optimal,’’ tegasnya. (dwi/jif)












