Pendidikan

Kajian Ramadan Unipdu Jombang: Ramadan Bulan Jihad

×

Kajian Ramadan Unipdu Jombang: Ramadan Bulan Jihad

Sebarkan artikel ini
JELAS: Ketua Yayasan Unipdu, KH Zaimuddin Wijaya As’ad (Gus Zuem), saat menyampaikan sambutan pada kajian Ramadan di Islamic Center Unipdu, Rabu (3/4).

Desakita.co – Ramadan punya banyak nama. Salah satunya bulan jihad.

’’Jihad melawan hawan nafsu,’’ kata Ketua Yayasan Unipdu, KH Zaimuddin Wijaya As’ad (Gus Zuem), saat menyampaikan sambutan pada kajian Ramadan yang digelar PSQ di Islamic Center  Unipdu, Rabu (3/4).

Kita harus bersyukur karena jihad sekarang tidak seberat zaman Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.

Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VII, Jatim, ini cerita, pada Ramadan tahun kedua hijriyah, umat Islam menghadapi perang Badar.

Baca Juga:  Tingkatkan Layanan Masyarakat, Pemdes Panglungan Jombang Lakukan Mutasi Perangkat Desa

Kala itu, jumlah tentara muslim hanya 313 orang. Sedangkan jumlah musuh yang dihadapi seribu lebih. Perang itu dimenangi tentara muslim.

Namun para sahabat merasakan derita yang sangat berat. Sebab mereka harus menghadapi musuh yang jumlahnya lebih banyak. Sementara kondisi mereka sedang berpuasa.

Baca Juga:  PBB Naik Berlipat-Lipat, Puluhan Warga Jombang Ajukan Keberatan ke Bapenda Jombang

Pulang dari Badar, Nabi bersabda; Kita kembali dari jihad kecil menuju jihad besar.

Para sahabat pun kaget dan bertanya; Perang apalagi yang lebih berat dari ini? Nabi menjawab; Perang melawan hawa nafsu.

Berat karena kita harus melawan hawa nafsu dalam segala situasi dan kondisi. Dimana pun, kapan pun dan bersama siapa pun.

Baca Juga:  Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Berkolaborasi dengan BNNK, Wujudkan Desa Bersih Narkoba

’’Bisa menghadiri kajian Ramadan ini sudah termasuk keberhasilan melawan hawa nafsu,’’ terangnya. Karena nafsu cenderung mengajak malas-malasan.

Jika selama Ramadan sering mengikuti kajian Alquran, harapannya di luar bulan Ramadan akan semakin rajin mengikuti kajian Alquran. (jif/naz/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *