Potensi

Kangen Suasana Tempo Dulu? Kunjungi Pasar Barongan Kaligunting di Desa Mojotrisno Jombang, Ini Jadwalnya

×

Kangen Suasana Tempo Dulu? Kunjungi Pasar Barongan Kaligunting di Desa Mojotrisno Jombang, Ini Jadwalnya

Sebarkan artikel ini
TEMPO DULU: Suasana Pasar Barongan di Dusun Sanan Timur, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung kemarin.

Desakita.co – Sejak dibuka tahun lalu, Pasar Barongan Kali Gunting di Dusun Sanan Timur, Desa Mojotrisno Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang makin eksis.

Bahkan, keberadaan pasar ini jadi jujugan pecinta kuliner tempo dulu dari berbagai kota.

Di Pasar Barongan, ada berbagai kudapanan dan cemilan yang dijual.

Mulai jamu beras kencur, kopi rempah, legen, serta minuman tradisional lainnya. Adapula kudapan bubur, gethuk, klepon, kelanting, serta aneka gorengan.

Sementara itu, ada juga makanan berat seperti lontong sayur, bobor yuyu, sayur lompong/talas, maupun nasi jagung dan nasi tiwul. Setiap pekan, menunya beda beda tergantung pedagang yang berjualan disana.

Baca Juga:  Pengurus KAUJE Korwil Jakarta Resmi Dilantik, Winastanto Gantikan Agung Nugroho

Selain makanan, ada juga beberapa jenis UMKM yang dijual.

Misalnya aneka kerajinan dari bambu, tanah liat, manik-manik kaca, serta batik pewarna alam khas Mojotrisno.

Namun, untuk dapat menikmati itu, mata uang yang digunakan transaksi bukanlah rupiah.

Melainkan bambu yang dapat ditukar dengan nilai Rp 2 ribu per potongnyan di dekat pintu masuk pasar.

Baca Juga:  Jadi Pilot Project Percepatan Penurunan Stunting, Ini Gebrakan Puskesmas Mojowarno Jombang

Dwi Santoso, 41 salah satu pengunjung asal Tuban mengatakan, tertarik mengunjungi Pasar Barongan setelah membaca artikel di online.

”Ya tertarik setelah baca artikel online. Ini ingin mencicipi, kopi rempah,’’ ujar dia.

Menurutnya, konsep Pasar Barongan yang menyediakan makanan jadul dan kerajinan UMKM adalah konsep unik. ”Cukup unik, karena tidak ada di daerah lain,’’ pungkasnya.

Baca Juga:  Padukan Pakan Hijau dan Comboran, Warga Desa Wonosalam Jombang Sukses Lakukan Penggemukan Sapi Potong, Ini Rahasianya

Sementara itu, Kades Mojotrisno, Nanang Sugiarto mengatakan Pasar Barongan sudah diadakan sejak 2022.

Awalnya, Pasar Barongan diinisiasi atas usulan mahasiswa asal Surabaya yang melakukan pengabdian masyarakat alias KKN.

“Kemudian sampai sekarang terus berkembang dan eksis,’’ jelas dia.

Untuk dapat mengunjungi Pasar Barongan, pengunjung harus memperhatikan jadwalnya agar tidak kecela.

”Saat ini sesuai jadwal hanya kami buka dua kali dalam sebulan, yakni pekan pertama dan ketiga,’’ pungkasnya. (ang/naz/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *