Potensi

Kreatif! Warga Desa Penggaron Mojowarno Jombang Ini Bikin Keripik Berbahan Bonggol Pisang, Rasanya Gurih dan Krispi

×

Kreatif! Warga Desa Penggaron Mojowarno Jombang Ini Bikin Keripik Berbahan Bonggol Pisang, Rasanya Gurih dan Krispi

Sebarkan artikel ini
GURIH: Varian rasa kripik bonggol pisang

Desakita.co – Bagi sebagian orang, bonggol pisang mungkin tidak nilainya atau malah dianggap sebagai sampah dan dibuang.

Padahal bonggol pisang bisa dimanfaatkan untuk bahan pembuatan sayur bahkan camilan yang renyah.

Adalah Surhaminiwati, 52, warga asal Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno sukses merintis usaha pembuatan keripik dari bonggol pisang.

Teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih menjadikan keripik bonggol pisang banyak digemari.

”Saya mulai merintis usaha ini tahun 2015 lalu,” ujarnya sembari menunjukkan proses pembuatan.

Cerita itu berawal, di wilayahnya banyak sekali pohon pisang. Hanya saja sebagian masyarakat umumnya hanya memanfaatkan buah dan daunnya saja.

Baca Juga:  Dikenal Penghasil Olahan Ikan Asap Berkualitas, Ini Upaya Desa Gambiran Mojoagung Jombang

Untuk debog (batang, Red) dan bongkol (akar, Red) dibuang begitu saja.

Baca Juga: Renyah dan Bikin Nagih, Inilah Cemilan Keripik Singkong Bikinan Warga Desa Galengdowo Wonosalam

”Saya melihat bonggol pisang ini bisa diolah menjadi camilan, akhirnya saya mempunyai ide untuk mengolahnya,” katanya.

Dari penglamannya mengikuti sejumlah pelatihan, Surhaminiwati pun punya bekal yang cukup untuk membuat keripik memanfaatkan bonggol pisang.

”Karena banyak teman-teman yang membuat keripik dari buah pisang, saya mempunyai ide bonggol itu dijadikan keripik juga,” bebernya.

Baca Juga:  Proyek Jalan Cor di Jl KH Romli Tamim di Desa Peterongan Jombang Rampung, Dinas PUPR Jombang Lakukan Uji Lab Kualitas Beton

Akhirnya, dibantu suami dan anaknya, Surhaminiwati segera mewujudkan idenya tersebut, membuat keripik bonggol pisang.

Prosesnya juga tak sesulit yang dibayangkan. ”Pertama-tama, bonggol pisang dikupas hingga kelihatan putih,” ungkapnya.

Kemudian, bonggol pisang yang sudah dikupas diris menjadi bagian kotak-kotak kecil atau sesuai selera.

”Yang paling penting untuk menghilangkan getahnya, bonggol pisang dicuci dengan air yang mengalir sambil direndam hingga dua hari. Air rendaman juga harus sering-sering diganti,” katanya.

Baca Juga: Renyah Gurih Keripik Talas Asli Desa Galengdowo Jombang, Ini Resep dan Cara Bikinnya

Baca Juga:  Sambut Tahun Baru Imlek, Umat Tionghoa di Desa Kauman Mojoagung Jombang Mandikan Patung Dewa

Setelah terendam selama dua hari, bonggol pisang yang sudah diiris tipis-tipis kemudian ditiriskan agar kadar air dalam bonggol pisang berkurang.

”Yang menjadikan rasa menjadi gurih dan krispi, bonggol pisang digoreng dengan dilaburi adonan tepung yang yang sudah dicampur bumbu. Untuk bumbunya rahasia perusahaan,” imbuhnya sambil terkekeh.

Agar teksturnya semakin renyah, penggorengan keripik bonggol pisang ini dilakukan sebanyak dua kali.

”Setelah itu ditiriskan menggunakan alat agar mengurangi kadar minyak,” ungkap Suharminiwati.(yan/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *