Potensi

Satu Kampung Warga Desa di Jombang Ini Jualan Sate Sejak Puluhan Tahun, Pemdes Getol Bantu Promosi

×

Satu Kampung Warga Desa di Jombang Ini Jualan Sate Sejak Puluhan Tahun, Pemdes Getol Bantu Promosi

Sebarkan artikel ini
MELEGENDA: Nanda Sulung Pasihan Kaur Perencanaan Desa Kepuhkembeng saat menyapa produsen sate di Dusun Babatan (25/4).

Desakita.co – Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang sejak dulu dikenal sebagai kampung sate.

Ada puluhan warga yang memproduksi sate ayam sejak turun temurun.

Pemerintah desa setempat terus berupaya mengenalkan produk sate asli Kepukembeng.

Kepala Desa Kepuhkembeng, Suprapto, menyampaikan, total ada lima dusun di Desa Kepuhkembeng.

Meliputi Dusun Kandangan, Klagen, Babatan, Kembeng dan Dusun Jajar.

’’Potensi sate ada di Dusun Babatan. Sejak dulu, Dusun Babatan dikenal sebagai sentra kampung sate,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Baca Juga:  Ketua REI Jombang-Mojokerto Ini Cerita Awal Bangun Bisnis Properti Usai Pensiun

Baca Juga: Asal-usul Desa Kepuhkembeng, Peterongan Jombang: Dulunya Hutan Pohon Kepuh yang Jadi Langganan Banjir

Total ada 30 kepala keluarga (KK) di Dusun Babatan yang memproduksi sate.

Utamanya sate ayam dengan bumbu kacang yang rasanya manis gurih.

’’Salah satunya yang banyak dikenal masyarakat adalah sate suki buatan keluarga Bu Saromah,’’ tambahnya.

Baca Juga:  Gunakan Sistem Voting Tertutup, Mantan Camat di Jombang Ini Terpilih Jadi Kepala Desa Hasil Musdes KDAW

Ia tidak tahu tahun berapa mulai ada produksi sate di Dusun Babatan.

Pasalnya, produksi sate sudah ada sejak turun temurun. ’’Sudah ada sejak lama, dan turun temurun hingga sekarang diteruskan anak cucu,’’ paparnya.

Untuk mengenalkan potensi desa, pihaknya getol mempromosikan potensi yang ada dalam berbagai kesempatan.

Baca Juga:  Pemkab Siapkan Dua Opsi, Soal Polemik Pasar Citra Niaga Jombang Lantai Dua

Baca Juga: Desa Kepuhkembeng Jombang Semakin Maju, Pembangunan Infrastruktur di 5 Dusun Terus Ditingkatkan

Baik lewat pemasaran melalui media online maupun pemasaran dalam acara yang diadakan desa.

’’Upaya mempromosikan potensi desa terus kita lakukan,’’ ucapnya.

Ke depan, pihaknya berencana membentuk kelompok masyarakat.

Sehingga dapat mendongkrak perekonomian warga agar semakin sejahtera. ’’Kita buatkan kelompok agar lebih berdaya,’’ tegasnya. (ang/jif/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *