Uncategorized

Jelang Lebaran, Penumpang Kereta Api di Jombang Melonjak Tajam, Sehari Bisa Tembus 1.200 Penumpang

×

Jelang Lebaran, Penumpang Kereta Api di Jombang Melonjak Tajam, Sehari Bisa Tembus 1.200 Penumpang

Sebarkan artikel ini
MENINGKAT: Penumpang KA di Stasiun Jombang meningkat sejak sepekan terakhir.

Desakita.co – Mendekati Idul Fitri, penumpang kereta api (KA) di Stasiun Jombang melonjak sejak sepekan terakhir.

Seperti terpantau Rabu (3/4), tampak ratusan penumpang silih berganti naik turun. Tak hanya datang dari kota tujuan, namun sebaliknya, banyak yang bepergian dari Jombang.

Ulfa Sari, 31, salah satu penumpang asal Jakarta misalnya, mengaku lebih senang menggunakan KA karena dirasakan lebih efisien dan nyaman.

Baca Juga:  Arus Mudik dan Balik di Jombang 2024 Lancar, Kesadaran Masyarakat terhadap Aturan Lalu Lintas Meningkat

”Mudik kali ini saya menggunakan jasa kereta api karena lebih nyaman dan lebih cepat sampai,” ujarnya saat tiba di Stasiun Jombang, kemarin (3/4).

Setiap mudik lebaran, ia selalu menggunakan moda KA karena menurutnya lebih efektif daripada moda transportasi lain.

Selain itu juga lebih nyaman bisa beristirahat sepanjang perjalanan. ”Sudah jadi kebiasaan pakai kereta api,’’ terangnya.

Kepala Stasiun Jombang, Efandi Setyobudi, mengatakan masa angkutan lebaran sudah dimulai sejak (31/3) dan akan terlihat hingga (21/4) mendatang.

Baca Juga:  Volume Kendaraan di Jalan Tol Jombang-Mojokerto Mulai Padat, Puncaknya Diprediksi Terjadi pada Hari H Lebaran

”Pemudik sudah mulai memadati stasiun. Biasanya, pemudik menggunakan jasa kereta api jarak jauh tujuan Pasar Senen, Bandung, maupun Banyuwangi. Kenaikan penumpang saat ini mencapai 100 persen,’’ ujarnya.

Untuk mudik lebaran tahun ini, PT KAI menyediakan kereta api tambahan yang melintas di Stasiun Jombang.

”Yakni KA Pasundan tambahan Surabaya-Kiaracondong dan KA Sancaka fakultatif yang biasa berjalan di akhir pekan, sekarang beroperasi setiap hari,” paparnya.

Baca Juga:  Masjid Darussalam di Desa Tinggar Jombang, Kubahnya Berbentuk Limas Pertahankan Arsitektur Asli Masjid

Ia mengakui jumlah penumpang naik cukup signifikan. Namun jumlah penumpang lebih banyak di akhir pekan. Misalnya per (31/3) kemarin ada 1.200 penumpang.

”Kalau hari ini cenderung stabil di angka 600-700 penumpang. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 8 April 2024 mendatang,” pungkas dia. (ang/bin/ang)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *