BisnisKuliner

Harga Jual Naik, Petani Tomat di Desa Genukwatu, Ngoro Jombang Sumringah

×

Harga Jual Naik, Petani Tomat di Desa Genukwatu, Ngoro Jombang Sumringah

Sebarkan artikel ini
SUMRINGAH: Petani asal Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro memetik tomat hasil tanamannya.

Desakita.co – Petani tomat di Dusun Kedungbokor, Desa Genukwaktu, Kecamatan Ngoro bisa tersenyum lebar.

Menyusul  harga jual tomat di tingkat petani melejit.

Per kilo tomat saat ini tembus Rp 12 ribu.

Petani pun meraup untung besar.

Darmawan, salah satu petani tomat mengatakan, kenaikan harga tomat  ini dipicu karena banyaknya permintaan dari konsumen dan banyak tanaman tomat yang gagal panen akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga:  PLN UP3 Mojokerto Luncurkan Promo ’’Energi Kemerdekaan’’: Berikan Diskon 50 % Khusus Tambah Daya Listrik

”Sehingga untuk tahun ini harga tomat harganya sangat bagus dan cenderung naik karena banyaknya permintaan dari konsumen,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk harga tomat sekarang di kisaran Rp 12 ribu kg untuk jenis tomat yang biasa, sementara tomat kualitas super harganya kisaran 14 ribu kg di tingkat petani.

Baca Juga:  Tuntaskan Pembangunan Gedung Serbaguna, Cara Pemdes Mojongapit Jombang Optimalkan Layanan untuk Warga

”Harga tomat di tingkat petani sebelumnya di kisaran Rp 9 ribu dan ini sudah naik menjadi Rp  12 ribu per kilo. Alhamdulillah petani tomat tidak merugi dan masih untung meskipun musim penghujan,” paparnya.

Baca Juga:  Peduli Sesama, Paguyuban BRILink Jombang Berbagi Takjil dan Santunan ke Anak Yatim di Desa Plosogenuk, Perak Jombang

Perawatan tomat pada kondisi cuaca yang ekstrem seperti ini membutuhkan perawatan ekstra.

Di antaranya harus dilakukan penyemprotan hama hingga jamur agar buah tomat berbuah maksimal saat panen.

”Kalau hujan kita lakukan penyemprotan, sekali panen tanaman tomat bisa menghasilkan 2,5 kuintal sampai 3 kuintal di lahan seluas 1.400 meter,” pungkasnya.(yan/naz/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *