Potensi

Perawatan Lebih Mudah, Petani di Desa Kauman, Ngoro Jombang Pilih Tanam Ubi Jalar Saat Musim Hujan

×

Perawatan Lebih Mudah, Petani di Desa Kauman, Ngoro Jombang Pilih Tanam Ubi Jalar Saat Musim Hujan

Sebarkan artikel ini
DITANAM: Petani di Desa Kauman Kecamatan Ngoro menanam ubi jalan di sawah.

Desakita.co – Memasuki musim penghujan, sejumlah petani di Desa Kauman, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang memilih tanam ubi jalar.

Selain mudah dan tidak membutuhkan biaya tinggi, harga jual ubi jalar juga mulai meningkat dibanding dua tahun lalu.

”Kalau musim penghujan memang sengaja menanam ubi jalar, karena tanamannya tahan air,” ujar Nurul salah seorang petani, kemarin.

Baca Juga:  Lestarikan Tradisi Susuk Wangan, Upaya Pemdes Wangkalkepuh Jombang Uri-uri Budaya Sekaligus Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Menurutnya, perawatan ubi jalan lebih mudah, tidak membutuhkan pupuk dalam jumlah banyak.

Berbeda dengan menanam padi. ”Kalau padi butuh pupuk banyak, ubi jalar sedikit,” ungkapnya.

Ia menyebut, luas lahan yang ditanami ubi jalar 2.800 meter persegi.

Baca Juga:  Petani di Desa Plandaan Jombang Adu Nasib Tanam Buah, Imbas Sawah Kering Akibat Dam Jatimlerek Jebol

Dari area seluas itu hanya membutuhkan pupuk kurang lebih 20 kilogram sampai panen.

”Jadi biaya tanamnya juga tidak banyak,” beber dia.

Hasil panen yang didapatkan juga cukup banyak.

Dalam sekali panen bisa menghasilkan 4 ton ubi jalar.

Baca Juga:  Petani di Desa Kedungmelati Jombang Ungkap Harga Beras Merosot Saat Panen Raya, Ini Penjelasannya

”Paling jelek dapat 2 ton,” katanya.

Sementara, harga jual ubi jalar sampai sekarang tergolong tinggi.

Bahkan, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan sebelumnya.

”Dulu hanya Rp 1.000 per kilogram (Kg) sekarang menjadi Rp 4 ribu per Kg,” pungkasnya. (yan/bin/ang)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *