Desakita.co – Setiap desa di kabupaten Jombang memiliki potensi dan sejarah masing-masing.
Seperti sejarah berdirinya Desa Nglebak yang terletak di Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.
Dilansir dari laman resmi, Nglebak.id, desa ini memiliki sejarah yang panjang dan kaya akan nilai budaya serta tradisi lokal.
Kepala Desa Nglebak Miseri menceritakan, dari cerita masyarakat setempat, penyebutan nama “Nglebak” berasal dari kata dalam bahasa Jawa yakni “lebak”.
Lebak memiliki arti daerah rendah atau lembah.
“Dulu, wilayah ini dikenal sebagai tempat yang subur dan banyak dihuni oleh para petani yang mengandalkan pertanian sebagai mata pencaharian utama,” ungkapnya.
Diceritakan, kondisi geografis Desa Nglebak yang berupa lembah dengan tanah yang subur menjadikan desa ini sangat cocok untuk pertanian padi, palawija, dan berbagai tanaman lainnya.
Tak pelak, masyarakat setempat banyak yang bekerja sebagai petani.
Ia menceritakan, versi lain dari sejarah berdirinya Desa Nglebak tak bisa dilepaskan dengan sosok bernama Ki Ageng Nglebak.
“Asal usul desa ini juga tidak lepas dari legenda lokal yang menceritakan tentang seorang tokoh bernama Ki Ageng Nglebak,” tambahnya.
Dari cerita masyarakat, Ki Ageng Nglebak adalah seorang petani yang bijaksana dan memiliki pengetahuan luas tentang pertanian dan tata air.
Dia dipercaya sebagai pendiri desa ini, yang kemudian diwariskan kepada generasi selanjutnya.
“Kehadirannya dianggap membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat,” terangnya.
Seiring berjalannya waktu, Desa Nglebak Kecamatan Bareng berkembang dan mengalami berbagai perubahan.
Meskipun modernisasi dan perkembangan teknologi telah merambah desa ini, nilai-nilai tradisional dan kearifan lokal tetap dijaga dengan baik.
Masyarakat Desa Nglebak juga tetap menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya yang diwariskan oleh leluhur mereka.
“Upacara adat, ritual, serta gotong royong masih menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari di Desa Nglebak Bareng,” pungkasnya. (ang)












