Asal-Usul

Dipercaya Jadi Lokasi Pertarungan Kebokicak dan Surontanu, Pemdes Tanjunggunung Jombang Bangunkan Petilasan Surontanu

×

Dipercaya Jadi Lokasi Pertarungan Kebokicak dan Surontanu, Pemdes Tanjunggunung Jombang Bangunkan Petilasan Surontanu

Sebarkan artikel ini
HORMATI LELUHUR: Hendra Wijaya Sekdes Tanjunggunung bersama perangkat desa saat mengunjungi petilasan surontanu.

Desakita.co – Dusun Bantengan, Desa Tanjunggunung  Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang dipercaya jadi lokasi pertarungan hebat antara Kebokicak dan Surontanu.

Bahkan, di dusun ini, ada sebuah petilasan kuno yang kerap disebut sebagai petilasan Surontanu.

Kepala Desa Tanjunggunung Samsuri menyampaikan, berdasarkan cerita dari sesepuh desa Tanjunggunung, Dusun Bantengan dulunya jadi lokasi pertarungan antara Kebokicak dan Surontanu.

Banteng milik Surontanu, seorang perampok sakti dikabarkan sering menyebarkan penyakit mengerikan di masyarakat, khususnya di Dusun Bantengan.

Baca Juga:  Pemdes Kwaron Diwek Jombang Optimalkan IPAL Komunal Program Pemerintah Pusat, Kini Dikelola KSM untuk Atasi Persoalan Limbah

Bahkan, penyakit itu sering menyebabkan kematian mendadak di Masyarakat.

Baca Juga: Lewat Safari Ramadan, Pemdes Tanjungunung Peterongan Jombang Fasilitasi Pemberian Santunan Anak Yatim dan Duafa

Mengetahui hal itu, Kebo Kicak, bertarung dengan Surontanu di lokasi tersebut.

“Setelah pertarungan hebat beberapa waktu, akhirnya Surontanu kalah,” ujar dia melalui Hendra wijaya Sekdes Tanjunggunung.

Banteng milik Surontanu juga diceritakan mati. Kemudian, lokasi pertarungan tersebut dinamakan Dusun Bantengan

Baca Juga:  Masuk Panen Raya, Disperta Jombang Jamin Harga Gabah Stabil

“Cerita tokoh masyarakat lain menyebut, lokasi itu adalah makam banteng milik Surontanu,” jelas dia.

Baca Juga: Daftar Lengkap Nama Kepala Desa di Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang Terbaru Tahun 2024

Lokasi tersebut, oleh leluhur dijadikan punden dan dinamakan petilasan Surontanu.

Awalnya, hanya terdiri dari sebuah bangunan makam dengan nisan dari batu dan cungkup daun kering.

Namun, sebagai upaya menghormati peninggalan leluhur, Pemdes Tanjunggunung telah membangunkan punden yang lebih representatif.

Baca Juga:  Asal Usul Desa Mentaos Kecamatan Gudo Jombang: Dipercaya Karena Banyak Pohon Ini, Jadi Bahan Baku Sandal Bakiak

“Petilasan surontanu ini sudah ada sejak dulu. Kemudian kita renovasi sejak 2017,” papar dia.

Petilasan Surontanu, juga sering menjadi jujugan ziarah warga dari Jombang dan luar Jombang. “Khususnya pada malam-malam tertentu sering dikunjungi beberapa masyarakat,” pungkasnya.

Desa Tanjunggunung memiliki enam dusun. Yakni, Dusun Pule, Bantengan, Tanjung, Kedungjeru, Sini, dan Dusun Kedung Putat.

Dari total enam dusun itu ada 1.496 kepala keluarga (KK). (ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *