Desakita.co – Desa Sumbermulyo merupakan salah satu desa diwilayah di Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang Jawa Timur.
Dilansir dari laman resmi sumbermulyo-jombang.desa.id, sejarah Desa Sumbermulyo dimulai pada penjajahan Jepang sekitar tahun 1942.
Kepala Desa Sumbermulyo Fuad mengatakan, Desa Sumbermulyo zaman dulu memiliki dua sebutan. Yakni Desa Sumbersapon dan ada yang menyebut sebagai desa Sumberpeking.
”Orang menyebut sebagai desa Sumbersapon mereka beralasan bahwa pada jaman dahulu masyarakat meskipun dalam kondisi yang sederhana dan sangat terbelakang tetapi masih menjujung tinggi kegiatan turun gunung atau kerja bakti untuk membersihkan lingkungan masing – masing,” ujar dia.
Sedangkan, orang menyebut sebagai desa Sumberpeking dikarenakan diwilayah Sumbermulyo bagian paling utara terletak di antara perlintasan rel kereta api.
“Dulu terdapat pohon yang sangat rimbun dan diatasnya terdapat banyak burung pekingnya dan dibawahnya pula ada sumbermber air bersih, sehingga disebut sebagai Sumberpeking,” jelas dia.
Seiring berjalannya waktu maka terjadi perubahan – perubahan nama tersebut didasarkan pada kondisi masyarakat.
Sekitar 1966, para tokoh masyarakat Sumbermulyo mengadakan pertemuan non formal untuk melakukan rembuk bareng membaca situasi dan budaya masyarakat.
Baca Juga: Asal Usul Desa Mentaos Kecamatan Gudo Jombang: Dipercaya Karena Banyak Pohon Ini, Jadi Bahan Baku Sandal Bakiak
Di antara tokoh masyarakat mengatakan nama Sumbersapon tersebut imejnya kurang baik.
Pihaknya beranggapan bahwa kemiskinan yang dialami masyarakatnya tidak lepas dari sugesti kata sapon
Pihaknya memaknai bahwa rejeki masyaraakanya selalu disaponi (dibersihkan dengan sapu) sehingga rejekinya tidak pernah terkumpul sehingga terus mengalami kemiskinan.
“Setelah melakukan beberapa kali perundingan maka para tokoh masyarakat tersebut sepakat mengganti nama Sumberpeking menjadi Sumbermulyo, diharapkan dengan perubahan nama tersebut maka aka nterangkat dan perbaikan baik dari segi Ekonomi, Budaya, Pendidikan masyarakatnya,” jelas dia.
Peristiwa tersebut ditandai dengan selamatan desa dengan menyembelih seekor kerbau yang sangat besar, dan dimakan bersama – sama oleh masyarakat Sumbermulyo.
Kemudian sekitar tahun 1982 desa Sumbermulyo yang semula masuk wilayah Kecamatan Peterongan atas inisiatif para tokoh masyarakat mengusulkan kepada pemerintah waktu itu untuk dimasukkan kewilayah Kecamatan Jogoroto.
“Melalui proses yang sangat cepat akhirnya pemerintah mengabulkan permintaan tersebut, sehingga lansung digabungkan ke dalam Kecamatan Jogoroto,” pungkasnya. (ang)












