Lifestyle

Cerita Petani Milenial Asal Desa Kedungrejo Jombang Kembangkan MelonPonik Hingga Raih Juara 1 Pemuda Pelopor 2024

×

Cerita Petani Milenial Asal Desa Kedungrejo Jombang Kembangkan MelonPonik Hingga Raih Juara 1 Pemuda Pelopor 2024

Sebarkan artikel ini
JUICY DAN RENYAH: Ahmad Lafillian Rohmadhi saat memeriksa buah melon di salah satu greenhouse milik mitra.

Desakita.co –  Kegagalan sang ayah dalam budi daya buah secara konvensional menjadi awal mula Achmad Lafillian Rohmadi dalam mencari solusi serta mencoba inovasi baru.

Berbekal semangat tinggi serta ilmu bisnis yang telah dimiliki, pemuda 26 tahun asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh tersebut mencari solusi dari kegagalan budi daya buah secara konvensional.

Hingga tercetuslah ide yang menggiringnya untuk mencoba inovasi baru, yaitu budi daya melon di dalam greenhouse yang dinamakan MelonPonik atau Melon Hidroponik.

MelonPonik hadir sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas melon secara kontinu sepanjang musim.

Teknik budi daya melon dengan media substrat, air, dan tanah yang ditanam dalam greenhouse ini terbukti mampu menghasilkan panen tanpa mengenal musim.

Baca Juga: Dirikan Taman Baca Masyarakat, Pemuda Asal Desa Sambondukuh Jombang Ini Raih Juara 1 Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan

”Selain itu, MelonPonik juga meminimalisir penggunaan pupuk dan pestisida, sehingga minim residu, lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Hasil panen MelonPonik dikenal kaya akan kandungan nutrisi dengan brix rata-rata mencapai batas optimal 14-17%.

Brix adalah satuan total padatan terlarut (TSS). Satuan ini biasanya digunakan untuk menunjukkan tingkat kemanisan pada buah-buahan yang dinyatakan dalam persen atau derajat brix.

Buah hasil panen MelonPonik juga menawarkan cita rasa dari berbagai varietas melon dengan daya tarik kombinasi tekstur yang juicy, renyah ataupun perpaduan antar-keduanya.

Baca Juga:  Tak Ada Lagi Desa Tertinggal, Status Desa Mandiri dan Maju di Jombang Terus Bertambah, Ini Rinciannya

Lafi, sapaan akrab Achmad Lafillian Rohmadi, kerap aktif mengikuti berbagai macam pelatihan tentang budi daya melon baik online maupun offline.

Dari berbagai materi yang didapatnya kemudian diramu menjadi Standard Operating Procedure (SOP) tersendiri.

Dengan semangat untuk mewujudkan kemandirian pangan dan memenuhi permintaan pasar akan melon berkualitas, MelonPonik mulai didirikan Maret 2023 dengan membangun satu greenhouse dengan ukuran 6×20 meter seluas 120 m² yang diperuntukkan untuk riset SOP penanaman serta riset market melon hidroponik.

Baca Juga: Lestarikan Eksistensi Batik Jombangan, Pemuda Asal Desa Ngoro Ini Sabet Juara 1 Pemuda Pelopor Jombang

”Seiring berjalan waktu tim MelonPonik sekarang berjumlah enam orang, semuanya dengan semangat yang sama terus gigih mengembangkan budi daya melon hidroponik yang inovatif dan berkelanjutan,” terangnya.

Kegigihan mereka membuahkan hasil. Tak hanya sukses mengembangkan empat greenhouse internal, MelonPonik juga berhasil memperluas jangkauannya dengan membangun sembilan greenhouse mitra

Baca Juga:  Tradisi Ngabuburit Era Generasi Z di Jombang

. Jaringan ini menandakan kolaborasi yang kuat dengan para petani di berbagai daerah, memungkinkan MelonPonik untuk memasok melon berkualitas tinggi dalam jumlah yang lebih besar.

Saat ini, MelonPonik telah menjalin kerja sama dengan 25 greenhouse mitra petani yang tersebar di wilayah Jombang dan luar kota.

Jaringan MelonPonik tersebut kini mampu memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, mencapai 0,8 hingga 2 ton melon per minggu.

”Kisah sukses MelonPonik menjadi bukti nyata bahwa kegigihan, inovasi, dan kolaborasi dari kaum milenial mampu membawa perubahan besar dengan mengantarkan usaha kecil daerah lokal menuju kesuksesan,” pungkasnya.

Lafi terpilih sebagai Juara 1 Pemuda Pelopor Kabupaten Jombang Bidang Pangan 2024 berdasarkan prakarsa kepeloporannya di bidang pangan yang bertujuan untuk pengembangan bidang pangan dengan mengutamakan peningkatan nilaiguna, pengolahan, pemanfaatan.

Baca Juga: Usung Produk Ecoprint, Ini Cerita Sri Wahyuningsih Peraih Juara 1 Pemuda Pelopor 2024

pengelolaan dan pemasaran produksi pangan untuk meningkatkan kesehatan pangan dan kecukupan gizi, menuju pada tercapainya ketahanan pangan nasional, yang akan berdampak pada meningkatnya nilai tambah perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Tips Mendidik Anak Ala Sri Kusumaningati Warga Desa Kepatihan Jombang: Bekali Ilmu Agama

Karya kepeloporannya tersebut berdampak pada meningkatnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Pemilihan pemenang pemuda pelopor merupakan bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jombang kepada para pemuda yang telah menunjukkan semangat dalam mengembangkan potensi diri, merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan dan memberikan jalan keluar atas berbagai masalah.

Baca Juga: Motivasi Tingkatkan Kualitas Lingkungan Hidup, Pemkab Jombang Raih Penghargaan Nirwasita Tantra

Hal ini dilakukan untuk mendorong munculnya para pemuda yang memiliki jiwa kepeloporan di berbagai bidang.

Kepeloporan pemuda adalah akumulasi semangat para pemuda dalam mengembangkan potensi diri, merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan serta memberikan jalan keluar atas berbagai masalah yang dilandasi sikap dan jiwa kesukarelawanan, tanggung jawab dan kepedulian.

Tujuannya untuk menciptakan sesuatu dan/atau mengubah gagasan pemikiran, tindakan dan perilaku menjadi suatu karya nyata yang berkualitas dan dilaksanakan secara konsisten dan gigih yang dirasakan manfaatnya bagi masyarakat serta diakui oleh berbagai pihak dan pemerintah. (dwi/naz)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *