Pemerintahan

Bupati Warsubi Gagas Program Desa Tematik, 10 Desa di Jombang Ini Jadi Pilot Project

×

Bupati Warsubi Gagas Program Desa Tematik, 10 Desa di Jombang Ini Jadi Pilot Project

Sebarkan artikel ini
Bupati Jombang Warsubi saat memberikan penjelasan kepada wartawan, Kamis (24/4)

Desakita.co – Rencana Bupati Jombang Warsubi mengembangkan potensi tiap desa Jombang terus ditindaklanjuti. Salah satunya melalui program Desa Tematik.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Jombang mendorong pengelolaan dan pengembangan potensi lokal.

”Jadi, pada program 100 hari kerja, kami secara resmi telah meluncurkan program Desa Tematik sebagai wujud nyata strategi pembangunan dari akar rumput,’’ ujar Warsubi, Jumat (27/6).

Bupati telah menerbitkan SK No. 100.3.3.2/200/415.10.3/2025 tentang Desa Tematik. Desa Tematik dikembangkan berdasarkan keunggulan lokal, dengan lima klasifikasi utama.

Baca Juga:  Lebih Dekat dengan Gus Salman: Tawadhu' Dengan Kiai Sepuh, Pelopor Pengembangan Ekonomi Moneter Nahdliyin

Baca Juga: Wujudkan Desa Produktif dan Mandiri, DPD RI Dukung Program Koperasi Desa Merah Putih

Di antaranya, Desa Wisata, yakni Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng dan Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung; Desa Ketahanan Pangan, yakni Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam dan Desa Made, Kecamatan Kudu; Desa Digital, yakni Desa Pulosari, Kecamatan Bareng dan Desa Denanyar, Kecamatan Jombang; Desa kreatif, yakni Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo dan Desa Jatipelem.

Baca Juga:  Sungai Meluber Akibat Hujan Deras, 12 Desa di Jombang Dilanda Banjir Saat Lebaran

Kecamatan Diwek; Desa Tembakau, yakni Desa Tanjungwadung, Kecamatan Kabuh dan Desa Kepuhrejo, Kecamatan Kudu. ”Selain itu, ada lebih dari 100 desa telah dilakukan pemetaan dan mulai masuk ke tahap awal penguatan kelembagaan,’’ jelas dia.

Baca Juga: 6.756 BUMDesa di Jatim Siap Dukung MBG, Khofifah Sebut Kunci Ketahanan Pangan Ada di Desa

Pemkab Jombang bertekad untuk meningkatkan potensi lokal yang ada di desa. Program Desa Tematik yang digagas Warsubi akan difokuskan untuk mendorong pengelolaan dan pengembangan potensi lokal, meningkatkan inovasi desa untuk perekonomian dan penataan desa yang lebih baik, menghindari pendekatan copy-paste antardesa, menumbuhkan usaha tematik dan memperkuat branding desa, mengintegrasikan perencanaan pembangunan desa, BUMDes, dan kopdes.

Baca Juga:  Bunda Wajib Tahu! Dinkes Jombang Adakan Imunisasi Polio Massal, Ini Jadwalnya

”Serta menata SDM dan kelembagaan berdasarkan karakter tematik yang berkelanjutan dan berdampak terukur,’’ pungkasnya. (ang/naz)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *