Desakita.co — Kondisi jalan kabupaten ruas Made–Asemgede masih jauh dari kata mulus. Di sejumlah titik, terutama di Desa Asemgede, Kecamatan Ngusikan, badan jalan dipenuhi lubang dan bergelombang. Saat musim jadi jujukan genangan air.
Pantauan di lapangan menunjukkan, sejumlah titik lubang barubah jadi kubangan air, sehingga membahayakan pengendara yang melintas. Sementara pada bagian jalan yang sudah menggunakan cor beton, kondisinya relatif masih aman.
Harman, warga setempat, mengatakan kerusakan jalan di wilayah tersebut sudah terjadi cukup lama. Bahkan warga Desa Asemgede rutin melakukan kerja bakti untuk menambal jalan secara swadaya. ”Sudah lama rusaknya. Setiap tahun warga Asemgede kerja bakti di sana,” ujarnya.
Menurut dia, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung antara Desa Asemgede, Kecamatan Ngusikan, dengan Desa Made, Kecamatan Kudu. Karena itu, kerusakan jalan sangat dirasakan warga yang melintas setiap hari. ”Karena itu satu-satunya akses dari Asemgede ke Made,” katanya.
Ia menambahkan, ruas jalan dari arah utara Desa Cupak menuju Desa Asemgede juga sudah mengalami kerusakan. Informasi yang diterimanya, pemerintah berencana memperbaiki ruas tersebut pada tahun ini. ”Katanya mau dibangun tahun ini. Kemarin disampaikan tidak sampai seluruhnya, tapi akan dicor, tidak diaspal lagi,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan, pembangunan sebelumnya dilakukan dari Desa Cupak ke arah selatan menuju Desa Asemgede.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang Agung Setiaji mengakui kondisi ruas jalan tersebut belum sepenuhnya baik. Namun, pemerintah sudah merencanakan kelanjutan pembangunan pada tahun ini. ”Rencananya pekerjaan akan melanjutkan pekerjaan tahun lalu,” kata Agung.
Saat ini, konsultan perencana teknis masih menyusun dokumen perencanaan untuk paket pekerjaan tersebut. Pekerjaan nantinya akan menyambung konstruksi rigid beton yang sudah dikerjakan tahun lalu. ”Jadi menyambung rigid tahun lalu karena memang dikerjakan bertahap. Sama seperti di ruas Cukir–Mojowarno,” ujarnya. Penanganan terakhir pada proyek sebelumnya dilakukan di kawasan tengah hutan di sepanjang ruas jalan tersebut.
Seperti diketahui, Pemkab Jombang menetapkan 12 paket Proyek Strategis Daerah (PSD) 2026. Salah satunya, rekonstruksi ruas jalan Made–Asemgede dengan pagu anggaran Rp 2.666.583.800 bersumber APBD 2026. (fid/naz)












