Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Windurejo, Kecamatan Kutorejo, mendukung penuh program kesehatan yang digulirkan melalui pos pelayanan terpadu (posyandu).
Sebab, warga dengan berbagai usia berhak mendapat pelayanan kesehatan yang memadai.
Di antaranya mendeteksi dini potensi gejala penyakit, imunisasi, hingga pemberian makanan tambahan (PMT).
’’Memang, untuk memantau adanya gejala penyakit kami menggiatkan warga untuk ikut posyandu. Mulai balita, bumil, dan lansia,’’ kata Pj Kepala Desa Windurejo Budi Santoso, kemarin (8/4).
Menurutnya, kegiatan posyandu ini dilakukan secara bergantian di setiap dusun.
’’Biasanya dilakukan diawal bulan minggu pertama. Selasa, Rabu, dan Kamis,’’ tandasnya.
Budi menuturkan, kegiatan posyandu ini dilakukan bergantian di enam dusun.
Meliputi, Dusun Wonokerto, Dusun Tambakrejo, Dusun Waungrejo, Dusun Sumowindu, Dusun Kenjoro, dan Dusun Sidorejo.
Dia menjelaskan, posyandu bukan sekadar untuk menimbang balita, tetapi merupakan program ujung tombak pelayanan kesehatan di desa.
’’Alhamdulillah, berkat kerja keras dari semua kader posyandu bidan desa dan partisipasi masyarakat, kami semuanya bisa berjalan lancar setiap bulan,’’ ujarnya.
Budi menambahkan, posyandu merupakan hal yang sangat penting.
Sebab, bisa memantau tumbuh kembang anak-anak dan dapat memberikan imunisasi lengkap.
Mulai vitamin A dan vitamin B.
Di samping itu, ibu-ibu bisa berkonsultasi langsung tentang gizi dan kesehatan keluarga.
’’Dengan begitu, ini bisa menjadi kegiatan secara preventif, yakni mencegah terjadinya sakit,’’ terangnya.
Dengan demikian, Pemdes Windurejo berkomitmen untuk mendukung penuh program posyandu.
Baik dari segi anggaran untuk operasional kader, penyediaan pemberian makanan tambahan (PMT), maupun fasilitas yang diperlukan.
’’Kami tetap berkoordinasi dengan pihak puskesmas setempat dan menjadikan pelayanan semakin baik lagi,’’ imbuh Budi.
Pemdes Windurejo juga mengajak seluruh warga, khususnya kepala keluarga agar selalu mendukung kesehatan anak-anaknya.
’’Kesehatan anak-anak bukan tanggung jawab seorang ibu saja, melainkan juga tanggung jawab dari seorang ayah,’’ pungkasnya. (dik/ris)












