DesaKita.co – Kondisi beberapa jalan kabupaten di Jombang kembali rusak dan berlubang. Salah satunya bisa ditemukan di ruas Mojoagung hingga Mojoduwur Mojowarno.
Di lokasi ini, lubang jalan terpantau merata. Mulai di Desa Karangwinongan, Desa Rejoslamet, Grobogan hingga Desa Mojoduwur Kecamatan Mojowarno.
Salah satu yang parah berada di Dusun/Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno.
Baca Juga: Dukung Akses Pertanian, Desa di Jombang Ini Bangun Jalan Rabat Beton dari Dana Desa
Lubang jalan dengan lebar hingga 50 centimeter dan cukup dalam, terpantau tersebar merata.
’’Beberapa titik parah sekali lubangnya, dan makin hari makin lebar,’’ kata Rizal, warga di lokasi (3/1).
Kerusakan jalan itu sangat meresahkan karena sudah sering mengakibatkan korban kecelakaan.
’’Kalau malam kan gelap, lampunya tidak maksimal, jadinya banyak yang terjerembab terus jatuh,’’ terangnya.
Ia berharap, perbaikan jalan bisa segera dilakukan.
Terlebih, jalan itu merupakan jalur poros menuju sejumlah wilayah penting di Mojoagung-Mojowarno-Wonosalam-Bareng.
’’Ini kan jalur poros, jadi harapannya lebih diutamakan, pekerja pabrik kan juga banyak yang lewat sini,’’ urainya.
Baca Juga: Wabah PMK di Jombang Meluas, Tembus 421 Kasus, Menyebar di 21 Kecamatan
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Agung Setiadji, tak membantah masih adanya kerusakan jalan itu.
’’Kita tampung informasinya, yang jelas kita akan perbaiki, tetap dengan pemeliharaan,’’ kata Agung.
Penambalan belum bisa dilakukan hari-hari ini. Hal itu berkaitan dengan ketersediaan material aspal.
’’Sembari proses pengadaan logistik, kita data dulu titik-titik yang rusak, sehingga nanti ketika material sudah datang kita bisa langsung jalan,’’ jelasnya. (riz/jif)












