Lifestyle

Siti Thoifah, Sosok Hebat yang Kawal Program Tahfidz MIN 1 Jombang Raih Prestasi

×

Siti Thoifah, Sosok Hebat yang Kawal Program Tahfidz MIN 1 Jombang Raih Prestasi

Sebarkan artikel ini
Siti Thoifah SPd, Koordinator Ummi MIN 1 Jombang. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

DesaKita.co – Di balik suksesnya program Khatmul Qur’an dan Imtihan di MIN 1 Jombang yang rutin digelar setiap tahun, ada peran penting Siti Thoifah SPd.

Guru Alquran kelahiran Jombang, 29 Agustus 1991 ini menjadi Koordinator Ummi di MIN  1 Jombang.

Sejak mulai mengajar pada 2014, alumnus S1 STIT Al-Urwatul Wutsqo (UW) Jombang ini langsung terlibat dalam pengembangan pembelajaran Alquran.

Keterlibatannya sebagai pengajar Alquran membuatnya dipercaya sebagai koordinator Ummi sejak 2021. Dia menggantikan koordinator sebelumnya, Ustadah Munawaroh.

Ia yang kini bertugas mengatur seluruh kegiatan pembelajaran Alquran berbasis metode tersebut di MIN 1 Jombang.

Baca Juga:  Cerita Sukses Adam Agung Setyawan Arek Sambongdukuh Jombang Kerja di Uni Emirat Arab

Alhamdulillah diamanahi sebagai koordinator Ummi. Jadi mengatur kegiatan pembelajaran Alquran agar berjalan sesuai sistem yang sudah ditetapkan,’’ katanya.

Metode Ummi sudah diterapkan di MIN 1 Jombang sejak 2014. Tepatnya pada masa kepemimpinan kepala madrasah Zainut Tamam yang kini menjadi kepala Kantor Kemenag Kota Madiun.

Koordinator pertamanya Ustadah Munawaroh, 2014-2021. Kemudian dilanjutkan Ustadah Siti Thoifah, 2021-2026, pada kepemimpinan kepala madrasah Luluk Wahyu Ningsih.

Ifah, sapaan akrabnya, kemudian melanjutkan sekaligus memperkuat implementasi program tersebut. Pada 2025, MIN 1 Jombang mendapat Ummi Award, implementasi kegiatan belajar mengajar (KBM) Ummi terbaik se-Jombang.

Baca Juga:  Sri Kusumaningati Warga Desa Kepatihan Jombang: Aktif Berorganisasi, Perbanyak Ilmu Agama

Ifah mengantongi syahadah Ummi sejak 2014 setelah mengikuti pelatihan intensif selama kurang lebih tiga bulan.

Pelatihan tersebut mencakup tahsin, pendalaman materi, hingga sertifikasi kelayakan sebagai guru Alquran yang didampingi langsung trainer dari pusat.

’’Tidak hanya metode, tapi sistem di Ummi ini sangat bagus. Kontrol pembelajarannya ketat, baik dari Ummi daerah maupun pusat, sehingga kualitasnya terjaga,’’ jelasnya.

Keunggulan metode Ummi terletak pada manajemen dan sistem pengawasan yang terstruktur. Hal ini membuat proses pembelajaran Alquran di MIN 1 Jombang berjalan efektif dan terstandar.

Dalam praktiknya, pembelajaran Alquran di MIN 1 Jombang tidak hanya menjadi kegiatan tambahan, tetapi sudah masuk dalam kurikulum madrasah. Ifah sendiri fokus penuh sebagai guru Alquran tanpa tugas tambahan lain.

Baca Juga:  Dana Desa 2024 di Jombang Naik, DPMD Jombang: Di Jombang Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal

Ia melihat antusiasme siswa sangat tinggi. Metode yang mudah dipahami membuat siswa lebih cepat menyerap materi, baik dalam membaca (tartil) maupun menghafal (tahfiz).

’’Anak-anak sangat senang dan antusias. Metode Ummi ini memang memudahkan untuk dipelajari,’’ ungkapnya.

Ia bekerja totalitas agar Alquran semakin dicintai siswa MIN 1 Jombang. Bahkan, putra sulungnya juga menimba ilmu di madrasah yang sama, serta mengikuti Khatmul Quran, pada Sabtu (4/4). (wen/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *