Potensi

Harga Jual Lumayan Tinggi, Warga Desa Jatimlerek Jombang Berburu Kerang Saat Debit Sungai Brantas Turun

×

Harga Jual Lumayan Tinggi, Warga Desa Jatimlerek Jombang Berburu Kerang Saat Debit Sungai Brantas Turun

Sebarkan artikel ini
KETIBAN BERKAH: Nurbuat salah seorang pencari kerang sungai menunjukkan hasil buruannya di Sungai Brantas Desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan, Sabtu (1/6).

Desakita.co – Turunnya debit Sungai Brantas di Desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan menjadi berkah tersendiri bagi pencari kerang.

Sebab, mereka lebih mudah mencari kerang di pinggir sungai.

Sekali berburu bisa mendapat hingga 1 kilogram (Kg) lebih.

Nurbuhat misalnya, mencari kerang saat debit air sungai Brantas turun atau di musim kemarau.

Dia mencari kerang di pinggir sungai. ”Kebetulan pintu dam dibuka, debit air menjadi turun. Sehingga carinya cukup di pinggir sini saja,” katanya sembari beraktivitas.

Baca Juga:  Desa Wonokerto Jombang Punya 11 Poskamling, Masuk Nominator Kapolres Award Desa Aman

Baca Juga: Berburu Burung Emprit di Desa Ploso Jombang, Perangkap dari Jaring, Sehari Dapat Ratusan Ekor

Dia mengaku, berburu kerang di sungai tidak setiap hari. Hanya pada momen tertentu.

Utamanya ketika masuk musim kemarau. Debit air sungai bakal turun. Kerang-kerang tersebut akan berada di tanah.

”Musim hujan carinya di sungai-sungai kecil, nggak berani di sini,” imbuhnya.

Kondisi ini didukung dengan pintu Dam Karet Jatimlerek yang sudah dibuka. Mencari kerang jadi lebih mudah.

Baca Juga:  Harga Jual Gabah Naik, Petani di Desa Balongbesuk Jombang Sumringah Tanam Padi

”Kemarin dapat 1 kilogram lebih,” tutur Nur.

Berburu kerang di dekat bendungan dilakukan tiga hari terakhir. Hasil yang didapat lumayan.

Baca Juga: Rasanya Enak dan Gurih! Warga Desa Sumberaji, Kabuh Jombang Punya Kebiasaan Unik Berburu Entung Jati di Hutan

”Ini nanti dijual langsung, karena sudah ada yang pesan. Harga satu kilogram Rp 30.000,” ujar laki-laki berusia 55 tahun ini.

Baca Juga:  Daginnya Creamy dan Legit, Durian Musangking Asli Wonosalam Jombang Banyak Diburu

Karena sudah terbiasa, tangan Nur begitu terampil saat mengorek tanah di pinggir sungai.

Sekali mencelupkan tangan, lalu diangkat ke permukaan bisa langsung mendapat 3-4 ekor kerang.

”Di Sungai Brantas kerangya lebih besar ketimbang sungai lain,” ujarnya sembari menunjukkan kerang yang baru saja didapat. Selain dijual, sebagian kerang juga dimasaknya sendiri.

”Terkadang dimasak eseng-eseng, jadi kerangnya direbus dulu supaya cangkangnya terbuka,” pungkas Nur. (fid/bin/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *